Program Pascal Procedure Menghitung Efisiensi Generator Dan Daya Input Generator



Program Pascal Procedure Menghitung Efisiensi Generator Dan Daya Input Generator



program menghitung_efisiensi_generator_dan_daya_input_generator;
uses crt;

procedure f_n(f_pin, f_pout: real; var result: real);
begin
result := (f_pout/f_pin) * 100;
end;

procedure f_pin(f_pout, f_prugi: real; var result: real);
begin
result := f_pout + f_prugi;
end
var

pil, pout, pin, n, prugi, rf_n, rf_pin: real;
begin
clrscr;
writeln(' program menghitung efisiensi generator dan daya input generator ');
writeln;
writeln('1. menghitung efisiensi generator');
writeln('2. menghitung daya input generator');
write('masukan pilihan : ');
 readln(pil);
  
if (pil = 1) then
begin
write('Pin (daya input) = ');
readln(pin);
write('Pout (daya output) = ');
readln(pout);

f_n(pin, pout, rf_n);
writeln;
writeln('efisiensi = ', rf_n:2:2, ' %');
end
else if (pil = 2) then
begin
write('Pout (daya output) = ');
readln(pout);
write('Prugi (daya rugi) = ');
readln(prugi);

f_pin(pout, prugi, rf_pin);
writeln;
writeln('Pin (daya input) = ', rf_pin:2:2, ' watt');
end
else
begin
writeln('salah input');
end;
readln;
end.












Output Program








Flowchart 









  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Program Pascal Function Menghitung Arus Primer dan Sekunder pada Tranformator



Program Pascal Function Menghitung Arus Primer dan Sekunder pada Tranformator



program menghitung_arus_primer_sekunder;
uses crt;

function f_ip(f_vp, f_vs, ff_is: real): real;
begin
f_ip := (ff_is*f_vs) / f_vp;
end;

function f_is(f_vp, f_vs, ff_ip: real): real;
begin
f_is := (ff_ip*f_vp) / f_vs;
end;

var
vp, vs, ip, is, pil: real;
begin
clrscr;
writeln('program menghitung arus primer dan sekunder tranformator ');
writeln;
write('Vp (tegangan primer) = ');
readln(vp);
write('Vs (tegangan sekunder) = ');
readln(vs);
writeln;
writeln('1. menghitung arus primer');
writeln('2. menghitung arus sekunder');
write('masukkan pilihan : ');
readln(pil);
writeln;

if (pil = 1) then
begin
write('Is (arus sekunder) = ');
readln(is);
ip := f_ip(vp, vs, is);
writeln('Ip (arus primer) = ', ip:2:2, ' ampere');
end
else if (pil = 2) then
begin
write('Ip (arus primer) = ');
readln(ip);
is := f_is(vp, vs, ip);
writeln('Is (arus sekunder) = ', is:2:2, ' ampere');
end
else
begin
writeln('salah input');
end;
readln;
end.




         

   



                              



     


Output Program     



       









Flowchart 
















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MENGHITUNG JUMLAH LILITAN SEKUNDER PADA TRAFO PADA PASCAL



             
            MENGHITUNG JUMLAH LILITAN SEKUNDER PADA TRAFO PADA PASCAL 






Transformator merupakan suatu peralatan listrik yang digunakan untuk mengubah besaran  tegangan arus listrik bolak-balik (AC), seperti menaikkan atau menurunkan tegangan listrik (voltase). Transformator bekerja berdasarkan prinsip fluks listrik dan magnet dimana antara sisi sumber (primer) dan beban (sekunder) tidak terdapat hubungan secara fisik tetapi secara elektromagnetik (induksi-elektromagnet). Pengertian Lilitan Primer Dan Sekunder adalah definisi dari lilitan pada transformator, baik itu transformator step-up maupun transformator step down .

        Pengertian lilitan sekunder adalah kebalikannya dari lilitan primer , yaitu dimana  lilitan yang berfungsi mengubah tegangan AC 220 volt menjadi tegangan AC yang lebih tinggi ataupun lebih rendah, tergantung dari jenis trafo itu sendiri.



Dimana : 


Np = Jumlah lilitan primer

Ns = Jumlah lilitan sekunder

Vp = Tegangan Input (primer)  =  220 V

Vs = Tegangan Output (sekunder)





LISTING PROGRAM

program Jumlah_sekunder;

uses crt;

Label Menu;

Function Rumus(Np,Vs : real):real;

begin

Rumus :=(Np*Vs)/220;

end;

var

x,y:real;

a :char;


Pada bagian pertama blog adalah sebagai penamaaan program dengan memasukkan rumus yaitu (Np*Vs)/220 di deklarasikan sebagai bilangan bulat atau variabel bernilai var , x,y:real , a :char.

begin

clrscr;

writeln('Menghitung Jumlah sekunder pada trafo');

Menu:

writeln('ingin melanjutkan?[Y/N]');

readln(a);
if (a = 'Y') or  (a = 'y') then
            begin
            writeln('anda yakin?[Y/N]');

            readln(a);

            if (a = 'Y') or  (a = 'y') then

            begin

            writeln('Masukan Jumlah Lilitan Primer = ');

            readln(x);

            writeln('Masukan Jumlah Tegangan sukunder = ');

            readln(y);

            write('Tegangan output yang diperoleh = ',rumus(x,y):3:5);

            readln;

            writeln('\n Program utama sudah berakhir, keluar tekan Y kembali tekan N');

            readln(a);

            if (a = 'Y') or  (a = 'y') then









Dan di blok kedua terdapat begin untuk memulai perhitungan dalam program sebagai menghitung jumlah sekunder pada trafo , jika 'anda yakin?[Y/N]' pilih "Y" dan "y" dengan Memasukan nilai jumlah lilitan primer dan Masukkan nilai jumlah lilitan sekunder, dan dapatlah tegangan output yang di perolah dengan rumus (x,y) atau rumus (Np*Vs)/220 ini sama saja fungsinya. Setelah itu Program utama sudah berakhir, keluar tekan Y kembali tekan N' , jika tekan (a = 'Y') or  (a = 'y') maka program akan keluar. 
               
            begin
            writeln('Program telah selesai Terima kasih');
            end

            else

            begin

            goto menu;

            end


Dan di blok ketiga terdapat begin untuk memulai dalam program , dan terdapat progaram telah selesai terima kasih jadi progaram ini di nyatakan selesai . dan goto menu merupakan percabangan dari program            

           end
           else if (a = 'N') or (a = 'n') then
           begin

           writeln('Anda Memilih untuk tidak melanjutkan');

           readln;

           end

           else

           begin

           writeln('Keyword yang anda masukan tidak terdapat dalam pilihan');

           readln;

                        goto menu;

           end

end

else if (a = 'N') or (a = 'n') then

begin

writeln('Anda Memilih untuk tidak melanjutkan');

readln;

end

else

begin

writeln('Keyword yang anda masukan tidak terdapat dalam pilihan');

readln;

goto menu;

end
end

Dan di blok keempat jika (a = 'N') or (a = 'n')  jika “NO” maka ketik dan pilih  “N” , lalu muncul lalu anda “memilih untuk tidak melanjutkan” kemudian akan masuk ketampilan seperti awal untuk menghitung sekunder pada trafo dan memasukan angka seperti sebelumnya dan seterusnya . dan muncul Keyword yang anda masukan tidak terdapat dalam pilihan goto menu merupakan percabangan dari program . End bagian untuk mengakhiri program.











  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MENGHITUNG DAYA LISTRIK






MENGHITUNG DAYA LISTRIK 


Untuk menghitung daya listrik oleh arus bolak balik (AC) dengan arus searah (DC) itu berbeda, karena arus AC mempunyai frekuensi sehingga memiliki perhitungan tersendiri. Sedangkan untuk arus DC yang melewati resistor untuk menghitung daya yang dihasilkannya dapat menggunakan rumus :




Dimana : 

P = Daya listrik dalam satuan Watt (W)
V = Tegangan listrik dalam satuan Volt (V)
I = Arus listrik dalam satuan Ampere (A)



LISTENING PROGRAM 



Private Sub Command1_Click()
Label5 = Text1.Text * Text2.Text
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Label5 = " "
Text1.Text = " "
Text2.Text = " "
End Sub

Private Sub Text4_Change()

End Sub

Private Sub Text5_Change()

End Sub

Private Sub Text6_Change()

End Sub








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)





    Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)




Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah bentuk integrasi ekonomi ASEAN dalam artian adanya system perdagaangan bebas antara Negara-negara ASEAN yang telah disepaki bersama antara pemimpin-pemimpin negara-negara ASEAN untuk mengubah ASEAN menjadi kawasan yang lebih stabil, makmur dan kompetitif dalam pembangunan ekonomi. Indonesia dan sembilan negara anggota ASEAN lainnya telah menyepakati perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC). 


Tentang MEA

            Awal mula MEA berawal pada KTT yang dilaksanakan di Kuala Lumpur pada tanggal 1997 dimana para pemimpin ASEAN akhirnya memutuskan untuk melakukan pengubahan ASEAN dengan menjadi suatu kawasan makmur, stabil dan sangat bersaing dalam perkembangan ekonomi yang berlaku adil dan dapat mengurangi kesenjangan dan kemiskinan sosial ekonomi (ASEAN Vision 2020) kemudian dilanjutkan pada KTT bali yang terjadi pada bulan Oktober pada tahun 2003, para pemimpin ASEAN mengaluarkan pernyataan bahwa Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA akan menjadi sebuah tujuan dari perilaku integrasi ekonomi regional di tahun 2020, ASEA SECURITY COMMUNITY dan beberapa komunitas sosial Budaya ASEAN  merupakan dua pilar yang tidak bisa terpisahkan dari komunitas ASEA. Seluruh pihak diharapkan agar dapat bekerja sama secara kuat didalam membangun komunitas ASEAN di tahun 2020.
            Kemudian, selanjutnya pada pertemuan dengan Menteri EKonomi ASEAN yang telah diselenggarakan di bulan Agustus 2006 yang ada di Kuala Lumpur, Malaysia mulai bersepakat untuk bisa memajukan masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA dengan memiliki target yang jelas dan terjadwal dalam pelaksanaannya.Di KTT ASEAN yang ke-12 di bulan Januari 2007, para pemimpin mulai menegaskan komitmen mereka tentang melakukan percepatan pembentukan komunitas ASEAN di tahun 2015 yang telah diusulkan oleh ASEAN Vision 2020 dan ASEAN Concord II, dan adanya penandatanganan deklarasi CEBU mengenai percepatan pembentukan komunitas ekonomi ASEAN di tahun 2015 dan untuk melakukan pengubahan ASEAN menjadi suatu daerah perdagangan yang bebas barang, investasi, tenaga kerja terampil, jasa dan aliran modal yang lebih bebas lagi.
            Dan Menjadi langkah awal dalam mewujudkan MEA atau MAsyarakat Ekonomi ASEAN dan Di saat yang sama, MEA akan dapat mengatasi kesenjangan pada pembangunan dan melakukan percepatan integrasi kepada negara Laos, Myanmar, VIetnam dan Kamboja lewat Initiative for ASEAN integration dan inisiatif dari regional yang lainnya.


Keangotaan  ASEAN

            ASEAN beranggotakan hampir semua Negara yang berada di Asia Tenggara kecuali Timor Leste dan Papua New guinea, dimana kedua Negara ini masih dipertimbangkan untuk menjadi bagian dari ASEAN. Adapun Negara Negara yang menjadi anggota ASEAN adalah:


ü  Indonesia (sejak 8 Agustus 1967)
ü  Malaysia (sejak 8 Agustus 1967)
ü  Singapura (sejak 8 Agustus 1967)
ü  Thailand (sejak 8 Agustus 1967)
ü  Filipina (sejak 8 Agustuus 1967)
ü  Brunei Darussalam (7 Januari 1984)
ü  Vietnam (28 Juli 1995)
ü  Laos (23 Juli 1997)
ü  Myanmar (23 Juli 1997)
ü  Kamboja (16 Desember 1998)

     APEC (Asian Pasific Economic Coorporation) yang berfungsi sebagai forum ekonomi untuk meningkatkan kerja sama dan liberalisi perdagangan yang meliputi semua ekonomi besar di wilayah Asia Pasifik

    OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) yaitu berfumgsi organisasi yang bertujauan menegoisasikan masalah masalah mengenai produksi , harga dan hak konsesnsi minyak bumi dengan perusahaan perusahan minyak 

      IMF (International Monetary Fund ) yaitu organisasi internasional yang bertanggung jawab dalam mengatur sistem finasial global dan menyediakan pinjaman kepada negara anggotanya untuk membantu masalah masalah keseimbangan naraca keuangan masing masing negara 





Perserikatan MEA








MEA Masyarakat Ekonomi Asia merupakan perserikatan dagang antar Masyarakat ASEAN dimana negara-negara anggotanya memiliki hak untuk melakukan perdagangang bebas lintas negara tanpa dikenai biaya pajak maupun upeti lainnya. Negara Indonesia Sebagai negara ASEAN tentu merupakan negara yang menjadi salah satu pemeran dari kesepakatan yang telah disetujui oleh perserikatan tersebut. Dengan berjalannya MEA maka setiap negara bebas keluar masuk negara lain tanpa dibatasi oleh apaun sihingga perdangan bebas merupakan hal yang biasa baik itu perdagangan benda maupun jasa.


A.    Perserikatan Atau Perkumpulan Negara MEA Di Dunia Dalam Bidang Ekonomi Di Bidang Dagang

                

                 Peran para produsen dalam memproduksi barang dagangannya akan meningkat, karena jumlah barang yang diproduksi meningkat, pada awalnya barang tersebut hanya dijual di dalam negeri saja, namun dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, yang memberlakukan pasar tunggal atau pasar bebas di kawasan ASEAN, maka barang yang akan diproduksi akan meningkat, tidak hanya untuk masyarakat di dalam negari saja, melainkan untuk masyarakat luar negeri juga. Apabila pemberlakuan ekspor dan impor barang akan diadakan bea masuk dan bea keluar hingga 0-5 % saja, serta penghapusan kuantitas (jumlah) barang yang diekspor maupun di impor, hal ini juga memberikan keuntungan bagi masyarakat Indonesia yang berperilaku sebagai produsen, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat, taraf hidup masyarakat meningkat, masyarakat akan membayar pajak, yang nantinya pajak tersebut digunakan sebagai pembangunan seperti pembangunan jalan, jembatan, rambu-rambu lalu lintas, aliran listrik bagi masyarakat desa terpencil, pemberian subsidi bagi masyarakat dan lain-lain, dengan begitu, Indonesia akan lebih maju.

                 Berhubung Indonesia akan memproduksi barang tidak hanya untuk masyarakat Indonesia sendiri, namun untuk masyarakat luar negeri juga, sehingga tenaga kerja dalam memproduksi tersebut dibutuhkan lebih banyak lagi. Tenaga kerja yang dikirimkan oleh negara Indonesia ke negara tetangga  sebenarnya untuk menambah pemasukan negara, maka tidak menunutut kemungkinan untuk dilakukan kembali. Tenaga kerja merupakan salah satu terpenting dalam melakukan produksi, sehingga tenaga kerja yang ada perlu diimbangi dengan pelatihan-pelatihan ketenagakerjaan seperti pendirian Balai Latihan Kerja (BLK) demi mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik lagi. Disamping itu, dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap untuk kompetitif di era global ini, diperlukan pendidikan yang layak demi melatih soft skill pada masyarakat dengan meningkatkan standar atau kualifikasi bagi masyarakat yang sudah bekerja.

   

     B .    Perserikatan atau perkumpulan negara negara MEA di dunia dalam bidang ekonomi di bidang  Sumber Daya Manusia (SDM)



             Indonesia merupakan salah satu negara dengan kapasitas Sumber Daya Manusia yang banyak. Namun dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia-nya, Indonesia masih sangat jauh tertinggal dengan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Filipina, dan negara lainnya. Hal ini disebakan oleh tingkat pendidikan Indonesia masih rendah dan fasilitas yang tidak memadai sehingga mengakibatkan kualitas tenaga kerja yang rendah, pengangguran meningkat, produktivitas menurun, serta daya saing rendah untuk mampu menghadapi persaingan diantara tenaga kerja baik dari dalam negeri maupun diluar negeri.
            
          Indonesia dengan kesembilan negara anggota ASEAN lainnya sudah menandatangani deklarasi blueprint Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) untuk memulai suatu langkah integrasi dari segi ekonomi. Hal ini membuat Indonesia harus berusaha memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia serta meningkatkan jiwa saing tenaga kerja Indonesia agar mampu bertahan ditengah era perdangan bebas yang akan datang. Pemerintah Indonesia harus bisa fokus dan peduli pada masalah tenga kerja dan segera berbenah untuk menciptakan iklim yang kondusif untuk mempercepat gerakan pertumbuhan ekonomi melalui Sumber Daya Manusia. Pembenahan tersebut dapat dilakukan dengan peningkatan pendidikan, pemerataan pendidikan, peningkatan kesehatan, melakukan pelatihan kepada tenaga kerja, menyediakan fasilitas yang memadai, pembenahan struktur ketenagakerjaan di Indonesia, dan lain – lain akan mendorong kualitas tenaga kerja. Saat sebuah negara memiliki daya saing yang tinggi dan mampu berkompetisi di kancah regional dan global maka dapat dipastikan tenaga kerja yang dimiliki telah mampu mencapai standarisasi dan memiliki reputasi yang baik yang tentunya akan menguntungan negara. pada kualitas Sumber Daya Manusia dan tenaga kerja Indonesia yang sehat fisik dan mental serta mempunyai keterampilan dan keahlian kerja, sehingga mampu membangun mulai dari keluarga yang bersangkutan untuk mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang tetap dan layak sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup, kesehatan dan pendidikan anggota keluarganya hingga mampu membangun Indonesia dalam persaingan global (MEA) di tahun 2015.
           
         


C.    Perserikatan atau perkumpulan negara negara MEA di dunia dalam bidang ekonomi di bidang  Teknologi


            Indonesia dalam menjelang AEC 2015, salah satunya adalah teknologi komunikasi. Berdasarkan yang dilansir oleh Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Indonesia pada tahun 2010 berjumlah 237.641.326 jiwa atau pada tahun 2014 ± 252.124.458 jiwa(kira-kira naik 1,49% berdasarkan data Bank Dunia). Peran teknologi komunikasi di Indonesia dalam membantu aktivitas manusia sangat besar. Teknologi komunikasi yang ada saat ini, bisa dijadikan Indonesia sebagai peluang dalam menghadapi MEA 2015. Hal ini bisa kita lihat pada lingkungan sekitar, masyarakat Indonesia bisa menggunakan teknologi komunikasi, contoh; salah satunya Handphone (HP). Handphone yang kita temui dipasaran sekarang lebih dominan pada handphone pintar (smartphone).
           
         Jika teknologi komunikasi dikaitkan dengan AEC 2015 itu bisa singkron, sebab dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), masyarakat Indonesia harus bisa menggunakan handphone sebagai alat informasi mereka. Dalam AEC 2015 nanti, banyak pihak asing yang masuk ke Indonesia untuk menanamkan investasinya diberbagai bidang, baik bidang pertanian, pertenakan, dll. Maraknya teknologi komunikasi saat ini bisa dijadikan peluang bagi Indonesia dalam menghadapi MEA 2015. Dengan banyaknya masyarakat Indonesia pada saat ini jika dilihat dari teknologi komunikasi juga bisa membantu Indonesia, sebab setengah lebih penduduk Indonesia sudah bisa memanfaatkan teknologi komunikasi sebagai alat komunikasi mereka dengan pihak ataupun investor asing yang datang ke Indonesia.Jika dilihat dari kendalanya, adalah ketika masyarakat Indonesia belum tahu bagaimana cara mereka dalam menghadapi AEC 2015 nanti, apa yang harus dilakukan nantinya. Jika hal tersebut bakal muncul dikalangan masyarakat, maka pemerintah harus segera mensosialisasikan apa itu ASEAN Economic Community 2015, bagaimana mereka menghadapinya, menjelaskan manfaat teknologi komunikasi dalam menghadapi AEC 2015. Dan juga tentunya pemerintah harus memperbaiki sistem yang ada didalam teknologi komunikasi. Sebab, layanan telekomunikasi di Indonesia jauh sekali jika dibandingkan dengan negara maju. Layanan telekomunikasi di negara maju, 60 persen menggunakan kabel serat optik.
            
         Teknologi itu memiliki beberapa kelebihan, antara lain bebas gangguan, berkecepatan tinggi, dan berkapasitas tinggi. Sebenarnya pengembangan jaringan telekomunikasi kanal lebar berbasis kabel serat optik telah dicanangkan. Dengan konektivitas memainkan peran penting di dalam daya saing sebuah negara, tentu hal ini menjadi catatan penting.Dalam hal ini kendala sistem  telekomunikasi yang terjadi di indonesia menjadi masalah yang menjadi point penting dalam pengembangan teknologi yang terjadi di Indonesia dalam mempersiapkan AEC selain dari persiapan sektor pendidikan yang matang untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing dengan bangsa ASEAN lainnya nanti. Jika hal ini tidak di persiapkan secara baik, bisa sangat merugikan bagi perkembangan laju ekonomi dan persaingan antar negera ASEAN, namun jika sektor perbaikan SDM dan pemerintah menangani secara masalah tersebut serta perbaikan struktur dan infrastruktur sistem telekomunikasi ini bisa menjadi kendali dalam menstabilkan kondisi negara dan bahkan mampu meningkatkan kualitas indonesia untuk menghadapi AEC 2015. Seperti banyak negara berkembang lainnya, Indonesia belum dianggap sebagai negara yang terkemuka di dunia dalam perkembangan teknologi. Namun, sepanjang sejarahnya, ada prestasi penting dan kontribusi yang dibuat oleh Indonesia untuk teknologi, salah satunya teknologi informasi dan komunikasi, hal ini tidak menutup kemungkinan revolusi dan perbaikan infrastruktur yang disiapkan pemerintah dalam mempersiapkan AEC 2015 akan menjadikan indonesia siap dengan persaingan global. Semoga dengan diberlakukannya AEC, pemerintah beserta masyarakat indonesia bisa lebih sadar tentang pemanfaatan dan perkembangan teknologi untuk kesejahteraan bersama.

Bentuk kerja sama MEA




   ü  Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas;
   ü  Pengakuan kualifikasi profesional;
   ü  Konsultasi lebih dekat pada kebijakan makro ekonomi dan keuangan;
   ü  Langkah-langkah pembiayaan perdagangan;
   ü  Meningkatkan infrastruktur
   ü  Pengembangan transaksi elektronik melalui e-ASEAN;
   ü  Mengintegrasikan industri di seluruh wilayah untuk mempromosikan sumber daerah;
   ü  Meningkatkan keterlibatan sektor swasta untuk membangun Masyarakat Ekonomi ASEAN  (MEA).

            
 Pembentukan MEA 


Yaitu MEA yang akan berlaku 31 Desember 2015 harus disikapi secara bijak, karena pada dasarnya tujuan MEA menguntungkan negara-negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia.Pembentukan MEA dipercepat pada tahun 2015 yang akan aktif di implementasikan 1 Januari 2016. Sebagai bukti legal dan konstitusional bagi negara anggota ASEAN.Tujuan dibentuknya MEA adalah tercipatanya kawasan ekonomi ASEAN yang mampu mengatasi masalah-masalah dibidang ekonomi dan meningkatkan stabilitas perekonomian secara kompetitif dan terintegrasi antar negara ASEAN.













Referensi







































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS